Obat Tradisional Penambah Vitalitas Seksual


menambah vitalitas seksual Setiap pasangan suami istri pasti mendambakan tubuh yang segar dan kuat dalam kehidupan seksual, terutama kaum pria. Dengan vitalitas yang oke, pria bisa menjadi perkasa dan kuat di ranjang. Sehingga walau setiap hari melaksanakan kegiatan seksual, kesehatannya tidak terganggu serta tubuh tetap segar.

Untuk menambah keharmonisan dalam hubungan suami istri dan supaya pria memiliki vitalitas seksual yang tinggi, anda dapat mempergunakan obat tradisional penambah vitalitas berikut:

Bahan:
- Kuning telur ayam kampung/ bebek (2 butir)
- Buah Petai cina (3 bua)
- Madu murni (1 sendok makan)
- Merica hitam (30 butir)

Pemakaian:
Ambil biji Petai cina yang sebelumnya telah dijemur kering, lalu haluskan. Haluskan juga merica hitam. Campurkan kedua bahan tersebut dengan 3 buah kuning telur. Tambahkan pula madu, lalu aduk sampai rata.

Minumlah ramuan obat tradisional tersebut minimal 3 x seminggu, tanpa menyisakan ampasnya.

Dengan meminum obat penambah vitalitas ini, tubuh anda akan selalu segar dan perkasa, termasuk dalam hubungan suami istri.

Semoga bermanfaat!

Tips Setelah Makan Daging Kambing



sate kambing Tips Setelah Makan Daging Kambing - Tak terasa lebaran kurban segera tiba. Sudah menjadi tradisi setelah kurban berlangsung masing-masing keluarga akan menghidangkan aneka masakan serba daging untuk dimakan bersama-sama, termasuk daging kambing.Aneka olahan dari daging kambing memang banyak diminati, terlebih oleh para pria. Banyak yang meyakini kalau daging kambing bisa menambah vitalitas seksual.

Namun selain efek positif tersebut, daging kambing juga memiliki dampak negatif, yaitu dapat menambah lemak tubuh dan menaikan tekanan darah. Terlebih jika orang tersebut telah memiliki riwayat penyakit darah tinggi/ hipertensi.Naiknya tekanan darah ini dikarenakan daging kambing memiliki nilai kalori yang sangat tinggi. Contohnya jika daging kambing diolah menjadi sate, nilai kalori yang dihasilkan sebesar 150 kalori, jika menjadi gulai sebesar 125 kalori, dan jika diolah menjadi sop hanya 35 kalori.

Tips Setelah Makan Daging Kambing
Untuk mengurangi efek negatif pada daging kambing, simak tips berikut:

Pilih Olahan yang Tepat
Seperti yang sudah disinggung diatas, pilihan terbaik untuk mengolah daging kambing adalah dengan membuatnya menjadi sop/ sup. Jumlah kalori pada sop kambing lebih sedikit dikarenakan tambahan air dan sayuran yang ada pada sop kambing.

Konsumsi Sayur dan Buah
Mengkonsumsi aneka sayuran sangat disarankan setelah memakan daging kambing. Sayuran seperti tomat, mentimun, dan wortel adalah pilihan terbaik. Buah-buahan juga dapat mengimbangi jumlah kalori yang masuk.

Jangan Makan Lemak dan Manisan
Selain mengkonsumsi buah dan sayur, sebaiknya jangan memakan daging kambing yang memiliki lemak berwarna putih, serta kurangi makanan manis seperti sirup dan kue.

Lakukan
Olahraga Ringan
Melakukan olahraga ringan seusai makan daging kambing dapat membakar kalori dan lemak. Pilihlah olahraga seperti bersepeda dan lari-lari kecil.

Hipertensi? Jangan Makan Kambing
Jika anda memiliki riwayat penyakit hipertensi atau darah tinggi sangat tidak disarankan mengkonsumsi daging kambing, karena dapat berakibat fatal untuk tekanan darah anda.

Selain berbagai tips yang telah Blog Kesehatan uraikan diatas, untuk menurunkan tekanan darah tinggi setelah memakan daging kambing, silakan baca artikel tentang obat tradisional darah tinggi.
Semoga bermanfaat.

Obat Tradisional Cacar Air


obat cacar air Obat Tradisional Cacar Air - Cacar air merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus varicella-zoster. Penularannya dapat melalui udara, cairan pernafasan, atau kontak langsung dengan kulit penderita cacar. (wikipedia).

Gejala Cacar Air
Cacar air biasanya ditandai dengan timbulnya demam ringan, sakit kepala, pilek, nafsu makan berkurang, dan munculnya bintik merah pada kulit yang berbentuk gelembung dan berisi cairan (ruam). Ruam tersebut umumnya terasa gatal dan nyeri.

Banyak yang beranggapan kalau cacar air hanya akan menyerang satu kali seumur hidup, padahal cacar air dapat menyerang siapa saja, termasuk yang sudah pernah terkena cacar sekalipun, meskipun kemungkinannya kecil.

Perawatan Cacar Air
Untuk merawat penderita cacar air, simak tips berikut:
- Mandi dengan air hangat.
- Taburi bedak anti gatal pada bagian kulit yang terkena cacar.
- Ganti baju lebih sering.
- Jangan menggaruk bagian yang terkena cacar.

Obat Tradisional Cacar Air
Untuk mengobati cacar air, dapat menggunakan resep obat herbal berikut:

Obat Cacar Air (Topikal)
Untuk pemakain luar, gunakan campuran kunyit dengan daun asam jawa secukupnya yang sebelumnya telah dicuci dan dihaluskan. Kemudian oleskan pada bagian kulit yang terkena cacar air.

Obat Cacar (Oral)
Untuk obat minum, dapat menggunakan 2 buah mengkudu matang yang telah di jus. Lalu minum ramuan tersebut sebanyak 2 kali sehari.

Semoga resep obat tradisional cacar air ini bermanfaat bagi anda yang tengah mengalami cacar air.

Sepuluh tips saat ujian


Ketika kamu melakukan ujian, kamu sedang mendemonstrasikan kemampuanmu dalam memahami materi kuliah, atau dalam melakukan tugas-tugas tertentu. Bila kamu ragu terhadap kejujuran ujian, atau kredibilitas ujian tersebut untuk menguji kemampuanmu, temuilah
dosen pembimbingmu.
Ujian memberikan dasar evaluasi dan penilaian
terhadap perkembangan belajarmu.
Ada beberapa kondisi lingkungan,
termasuk sikap dan kondisimu sendiri, yang mempengaruhimu dalam melakukan ujian.
Sepuluh tips untuk membantu kamu dalam mengerjakan ujian:
  • Datanglah dengan persiapan yang matang dan lebih awal.
    Bawalah semua alat tulis yang kamu butuhkan, seperti pensil, pulpen, kalkulator, kamus, jam (tangan), penghapus, tip ex, penggaris, dan lain-lainnya. Perlengkapan ini akan membantumu untuk tetap konsentrasi selama mengerjakan ujian.
  • Tenang dan percaya diri.
    Ingatkan dirimu bahwa kamu sudah siap sedia dan akan mengerjakan ujian dengan baik.
  • Bersantailah tapi waspada.
    Pilihlah kursi atau tempat yang nyaman untuk mengerjakan ujian. Pastikan kamu mendapatkan tempat yang cukup untuk mengerjakannya. Pertahankan posisi duduk tegak.
  • Preview soal-soal ujianmu dulu (bila ujian memiliki waktu tidak terbatas)
    Luangkan 10% dari keseluruhan waktu ujian untuk membaca soal-soal ujian secara mendalam, tandai kata-kata kunci dan putuskan berapa waktu yang diperlukan untuk menjawab masing-masing soal. Rencanakan untuk mengerjakan soal yang mudah dulu, baru soal yang tersulit. Ketika kamu membaca soal-soal, catat juga ide-ide yang muncul yang akan digunakan sebagai jawaban.
  • Jawab soal-soal ujian secara strategis.
    Mulai dengan menjawab pertanyaan mudah yang kamu ketahui, kemudian dengan soal-soal yang memiliki nilai tertinggi. Pertanyaan terakhir yang seharusnya kamu kerjakan adalah:
    • soal paling sulit
    • yang membutuhkan waktu lama untuk menulis jawabannya
    • memiliki nilai terkecil
  • Ketika mengerjakan soal-soal pilihan ganda, ketahuilah jawaban yang harus dipilih/ditebak.
    Mula-mulai, abaikan jawaban yang kamu tahu salah. Tebaklah selalu suatu pilihan jawaban ketika tidak ada hukuman pengurangan nilai, atau ketika tidak ada pilihan jawaban yang dapat kamu abaikan. Jangan menebak suatu pilihan jawaban ketika kamu tidak mengetahui secara pasti dan ketika hukuman pengurangan nilai digunakan. Karena pilihan pertama akan jawabanmu biasanya benar, jangan menggantinya kecuali bila kamu yakin akan koreksi yang kamu lakukan.
  • Ketika mengerjakan soal ujian esai, pikirkan dulu jawabannya sebelum menulis.
    Buat kerangka jawaban singkat untuk esai dengan mencatat dulu beberapa ide yang ingin kamu tulis. Kemudian nomori ide-ide tersebut untuk mengurutkan mana yang hendak kamu diskusikan dulu.
  • Ketika mengerjakan soal ujian esai, jawab langsung poin utamanya.
    Tulis kalimat pokokmu pada kalimat pertama. Gunakan paragraf pertama sebagai overview esaimu. Gunakan paragraf-paragraf selanjutnya untuk mendiskusikan poin-poin utama secara mendetil. Dukung poinmu dengan informasi spesifik, contoh, atau kutipan dari bacaan atau catatanmu.
  • Sisihkan 10% waktumu untuk memeriksa ulang jawabanmu.
    Periksa jawabanmu; hindari keinginan untuk segera meninggalkan kelas segera setelah kamu menjawab semua soal-soal ujian. Periksa lagi bahwa kamu telah menyelesaikan semua pertanyaan. Baca ulang jawabanmu untuk memeriksa ejaan, struktur bahasa dan tanda baca. Untuk jawaban matematika, periksa bila ada kecerobohan (misalnya salah meletakkan desimal). Bandingkan jawaban matematikamu yang sebenarnya dengan penghitungan ringkas.
  • Analisa hasil ujianmu.
    Setiap ujian dapat membantumu dalam mempersiapkan diri untuk ujian selanjutnya. Putuskan strategi mana yang sesuai denganmu. Tentukan strategi mana yang tidak berhasil dan ubahlah. Gunakan kertas ujian sebelumnya ketika belajar untuk ujian akhir.